Kamis, 02 Mei 2024

Novel : Ik Houd Van Je

                                    



Cek my novel toon :

Z0BM6W – https://mangatoon.mobi/id/share/Z0BM6W

 Bab 1

Kapal Koninklijke Paketvaart Maatschappij (KPM) mulai memasuki kawasan pelabuhan Sunda Kelapa, para awak sibuk melempar sauh untuk mulai sandar, camar laut menghiasi langit sore Batavia, Ruud van D Jonge masih belom beranjak dari ujung dek depan,dinikmati nya pemandangan pelabuhan dari atas kapal, ini pertama kalinya dia pergi jauh, pergi ke tanah dongeng yang indah dan kaya, ada tugas mulia menunggu nya di sini tugas yang langsung di berikan oleh sang ratu demi kejayaan negeri Holland,Hindia Belanda yang subur hasil komoditi alam nya banyak di minati dan di cari.

Hiruk pikuk bongkar muat tak membuat nya bergeming. " Apa yang kau lihat kawan " Suara sapaan itu membuat nya memalingkan wajah, nampak Bastian De Ruyter sang Kapten kapal, di tangannya nampak dua cangkir minuman diangsurkan nya salah satu kepada Ruud " Nikmati lah teh terbaik dari India kualitas premium " Dengan tersenyum di terima nya gelas itu "Bedankt vriend" Ucap Terima kasih Ruud,sambil menikmati Teh mereka membahas negeri hindia Belanda, banyak nasehat yang di berikan Bastian untuk sahabatnya, agar mudah membaur dengan para Pribumi, karena dia tau sahabat nya ini tipikal orang yang dingin, dengan membaur jelas memudahkan pekerjaan nya. Bastian memang sangat berpengalaman, dengan prosfesinya sebagai kapten kapal dia sudah melihat banyak negeri,banyak macam ras manusia. Dan itu sangat membantu Ruud untuk lebih mengetahui tentang negeri yang akan menjadi tempat tinggal nya sementara ini. Percakapan mereka berlangsung dengan sangat seru, obrolan mereka terhenti ketika ada suara memanggil dan ada sosok mendekati mereka." Maaf tuan mengganggu, saya Sueb utusan meneer Cornelis" Sosok itu memperkenalkan dirinya," Saya ditugaskan menjemput meneer Ruud dan harus segera mengantar kan ke istana gubernur" .ucap sosok itu lagi. Ruud pun mengangguk kan kepala, ia meminta waktu untuk memfoto pelabuhan Sunda Kelapa. Rekaman foto itu pun menampakkan keindahan Pelabuhan,Ditulisnya surat dibalik kertas lukisan pelabuhan, " Pelabuhan Sunda kelapa batavia 1930,dengan rindu untuk mu mama " Ruud van D Jonge dengan cekatan dimasukkan nya beberapa lukisan kecil kedalam amplop tak lupa stempel keluarga Van D Jonge menjadi penanda dititipkan nya surat itu kepada sang sahabat dengan niat agar sang mama bisa tau keindahan negeri Hindia Belanda, kamera itu sudah di persiapkan Ruud jauh hari ketika surat tugas dari sang ratu sampai ke rumahnya."Bastian ku titipkan surat ini kepadamu untuk mamaku tersayang " Ucap Ruud pada Bastian, " Jangan khawatir brother, kau tak ingin mengirimi Eve?? " ,Godanya pada Ruud, karena dia tahu Eve Van De Boer wanita cantik yang tergila gila pada dokter Gula bermata biru zamrud yang memang rupawan itu. Ucapan nya di sambut gelak tawa Ruud " Hati hati kawan, sampaikan salam ku untuk Wardoyo " Ucap Bastian dengan serius, ketika para kuli angkut pelabuhan mendekati mereka dengan membawa barang bawaan Ruud.

Pelukan hangat persahabatan dan persaudaraan mereka." Kau juga hati hati Bastian, nanti ceritakan banyak negeri yang kau kunjungi,aku menunggu surat dan foto yang kau kirim, "God geeft" Ruud pun berjalan meninggal kan kapal menuju kereta kuda yang akan mengantarkan mereka ke istana gubernur untuk menemui .Andries Cornelis Dirk de Graeff sang Gubernur Batavia sekaligus pamannya.

     Hari ini di jejakan kakinya di negeri baru, pertanda di mulainya petualangan baru di negeri dongeng khatulistiwa.

Notes :

Bedankt vriend- terimakasih teman

God geeft - Tuhan memberkati

Andries Cornelis Dirk de Graeff ialah Gubernur Jendral Batavia 1926-1930


................

1 komentar:

Upacara sebelum menggali Sumur

𝘗𝘢𝘨𝘪 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘯𝘶𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘬𝘢𝘩 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘴𝘦𝘮𝘦𝘴𝘵𝘢, 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘸𝘢𝘭𝘪 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘴𝘶𝘮𝘶𝘳, 𝘣𝘦𝘯𝘵...